Apa Itu Sertifikat POP Tambang? Pengertian, Fungsi dan Cara Mendapatkannya

Apa Itu Sertifikat POP Tambang
K3 Pertambangan

Apa Itu Sertifikat POP Tambang? Pengertian, Fungsi dan Cara Mendapatkannya

Jika kamu sedang mencari informasi tentang apa itu sertifikat POP tambang, besar kemungkinan sedang ingin mengikuti sertifikasi POP untuk mendapatkan sertifikat pengawas operasional pertama. Jika tidak, mau masuk industri pertambangan dengan level pengawas? Atau lagi cari tahu bagaimana supaya lolos audit K3 dan punya peluang karier lebih tinggi di dunia tambang? Sertifikat POP tambang adalah jawabannya! Di artikel ini, kamu bakal dapatkan panduan super lengkap yang bisa jadi acuan utama. Yuk simak sampai akhir!

Apa Itu Sertifikat POP Tambang?

Sebelum masuk lebih dalam, biar kamu tidak bingung, sertifikat POP adalah singkatan dari Pengawas Operasional Pertama. Sertifikasi ini diwajibkan buat siapa saja yang mau jadi pengawas lapangan di sektor tambang, baik mineral, batubara, maupun panas bumi. Tujuannya, supaya kamu benar-benar punya ilmu, pengalaman, dan legalitas yang diakui secara nasional buat mengawasi operasional harian dan jaga keselamatan kerja di tambang.

Sertifikat ini diterbitkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) atau lembaga pemerintah seperti ESDM, dan jadi salah satu syarat mutlak sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 43 Tahun 2016 dan Kepmen ESDM No. 1827/30/MEM/2018. Tanpa sertifikat ini, perusahaan tidak bisa memenuhi standar audit K3 dan keselamatan pertambangan yang baik.

 

Kenapa Sertifikat POP Wajib di Pertambangan?

Industri tambang punya risiko tinggi, seperti kecelakaan alat berat, longsor, gas beracun, hingga manajemen tim besar yang perlu pengawasan ekstra. Kalau kamu jadi pengawas tanpa sertifikat, ya, siap-siap aja susah naik jabatan bahkan bisa “ditolak” audit perusahaan, karena dengan sertifikat ini membuktikan bahwa kamu:

Kompeten mengelola keselamatan kerja
Patuh standar nasional dan K3
Paham tanggung jawab pengawasan, pelaporan, serta perbaikan operasional harian
Diakui di seluruh Indonesia buat audit tender, rekrutmen, atau proyek baru

Jadi, kalau mau jadi pengawas profesional, kamu harus punya sertifikat ini!

 

Mengenal Profesi Pengawas Operasional Pertama (POP)

Buat kamu yang pengen tahu tugas POP, sederhananya seperti ini:

Mengawasi langsung operasional lapangan
Memastikan prosedur keselamatan dipatuhi semua tim
Melakukan inspeksi K3, analisis risiko, dan investigasi kecelakaan
Menyusun laporan harian aktivitas produksi
Koordinasi tim (operator, teknisi, pekerja lapangan)
Menyelesaikan masalah operasional secara efektif
Menjaga alat tambang biar selalu perform dan aman
Pastikan semua kegiatan sesuai regulasi pemerintah & standar K3

Tanpa POP, perusahaan bisa bermasalah saat audit dan bisa kehilangan izin operasi.

 

Syarat dan Dokumen untuk Sertifikat POP BNSP

Untuk memiliki sertifikat ini tidak sesusah yang dibayangkan, karena sekarang sudah ada lembaga yang siap membantu kamu untuk mendapatkannya. Perlu diketahui, walaupun mudah, tapi harus sesuai dengan kualifikasi yang diperlukan, diantarinya:

Jika lulusan SMA/SLTA wajib 10 tahun pengalaman di area pertambangan.
D3 semua jurusan minimal harus 3 tahun pengalaman di tambang.
namun jika S1/S2/S3, minimal cukup 1 tahun pengalaman di tambang.

Kamu sudah jadi pengawas dan punya bawahan langsung (supervisor).

 

Dokumen yang harus disiapkan:

Scan ijazah terakhir
Scan KTP/SIM
CV update terbaru
Surat pengalaman kerja dari perusahaan
Surat tugas/penugasan untuk ikut uji kompetensi (ditanda-tangani HRD/Atasan)
Pas foto formal background merah
Surat keterangan sehat dari puskesmas/RS
Bukti transfer pembayaran
Bukti pelatihan/sertifikat K3 yang dimiliki (kalau ada)
Form APL-01 dan APL-02 (portofolio learning & assessment, diisi saat pelatihan)
Dokumen job description atau SOP kerja
Foto ruang kerja / dokumentasi area tambang tempat kamu bekerja (terkini)

Biar lancar, semua dokumen sebaiknya softcopy (JPG/PDF).

 

Proses Ujian Kompetensi & Sertifikasi POP

Jalur menuju sertifikasi POP ada beberapa tahap yang harus kamu jalani, misal di kelas PT Mumpuni Inti Mandiri, yang siap membantu kamu dari awal sampai akhir adalah sebagai berikut:

1. Pra-assessment
Portofolio kamu diverifikasi asesor sebelum pelatihan.

2. Pelatihan intensif
Biasanya 4-6 hari, bisa secara online/offline, dipandu mentor berpengalaman.

3. Assessment teori
Tahap Ujian tulis esai dan Job Safety Analysis (JSA).

4. Wawancara
Asesor menilai kompetensi dan pengalaman kamu.

5. Verifikasi dokumen
Semua kelengkapan syarat dicek dan divalidasi.

6. Penilaian kelulusan
Hasil assessment diumumkan, kalau belum lulus boleh ikut re-assessment gratis di PT Mumpuni.

Kelas POP beneran tidak ribet asal dokumen kamu lengkap dan serius ikut sesi mentoring. Apalagi dengan mengikuti dari PT Mumpuni Inti Mandiri semua bakal di bantu dan di pandu sampai benar – benar dapat menyelesaikan semua tahapan.

 

8 Unit Kompetensi Sertifikat POP Tambang

Berdasarkan riset mendalam dan regulasi terbaru, berikut adalah penjelasan lengkap dan detail mengenai 8 unit kompetensi yang harus kamu kuasai untuk mendapatkan sertifikat ini sesuai Peraturan Menteri ESDM No. 43 Tahun 2016:

1. PMB.PO02.001.01 – Melaksanakan Peraturan Perundang-undangan terkait Keselamatan Pertambangan

Tujuan Unit: Memastikan kamu paham dan bisa menerapkan semua regulasi K3 pertambangan dengan benar.

Elemen Kompetensi yang Harus Dikuasai:
Menerapkan peraturan K3 pertambangan khususnya yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabmu sebagai pengawas
Mengidentifikasi undang-undang dan peraturan yang berlaku di area operasional
Memahami sanksi dan konsekuensi pelanggaran regulasi K3
Mengevaluasi penerapan regulasi di lapangan secara berkala

Kriteria Unjuk Kerja (KUK):
Kamu bisa menjelaskan regulasi K3 sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
Mampu mengidentifikasi kaidah pertambangan yang baik meliputi aspek teknis, keselamatan, dan lingkungan
Bisa menerapkan kaidah teknik pertambangan sesuai standar ESDM
Paham sistem pelaporan dan dokumentasi sesuai regulasi

Contoh Praktis: Kamu harus bisa menjelaskan UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permen ESDM terkait K3 pertambangan, dan cara penerapannya di operasional harian.

2. PMB.PO02.002.01 – Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab Keselamatan Pertambangan pada Area yang Menjadi Tanggung Jawabnya

Tujuan Unit: Memastikan kamu bisa menjalankan tugas pengawasan K3 secara efektif di area kerja yang jadi tanggung jawabmu.

Elemen Kompetensi yang Harus Dikuasai:
Menentukan area tanggung jawab pengawasan secara spesifik
Mengawasi implementasi K3 di area kerja
Mengelola tim bawahan dalam aspek keselamatan
Melakukan koordinasi dengan pengawas lain

Kriteria Unjuk Kerja (KUK):
Area tanggung jawab pengawasan ditentukan dengan jelas sesuai struktur organisasi
Prosedur keselamatan diterapkan konsisten di area kerja
Tim bawahan diawasi dan dibimbing dalam penerapan K3
Laporan keselamatan dibuat secara berkala dan akurat

Contoh Praktis: Kamu bertanggung jawab mengawasi area pit mining, memastikan semua operator alat berat pakai APD lengkap, mengecek kondisi jalan tambang, dan memastikan tidak ada pekerja yang bekerja di area berbahaya tanpa izin.

3. PMB.PO02.003.01 – Melaksanakan Pertemuan Keselamatan Pertambangan Terencana

Tujuan Unit: Memastikan kamu bisa merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi safety meeting secara efektif.

Elemen Kompetensi yang Harus Dikuasai:
Menyiapkan pertemuan keselamatan pertambangan terencana (safety meeting)
Melaksanakan pertemuan keselamatan sesuai rencana
Mengevaluasi proses pelaksanaan pertemuan keselamatan

Kriteria Unjuk Kerja (KUK) Detail:

Persiapan Safety Meeting:
Rencana pertemuan keselamatan dibuat sesuai kondisi aktual lapangan
Topik pertemuan ditentukan sesuai kebutuhan operasional terkini
Peserta ditentukan sesuai dengan topik bahasan
Materi pertemuan disiapkan sesuai dengan topik yang relevan
Alat penunjang (proyektor, whiteboard, dll) disiapkan sesuai kebutuhan
Metode presentasi ditentukan sesuai dengan topik
Urutan pelaksanaan disiapkan sesuai rencana

Pelaksanaan Safety Meeting:
Prinsip pertemuan keselamatan diterapkan sesuai rencana
Tahapan pelaksanaan dilakukan sesuai jadwal yang telah disusun
Topik dijelaskan dengan jelas dan mudah dipahami
Materi digunakan sesuai dengan topik bahasan
Kesimpulan dibuat sesuai hasil diskusi dan pembahasan

Evaluasi Safety Meeting:
Pembahasan dievaluasi sesuai topik yang sudah ditentukan
Penggunaan alat bantu dan fasilitas ruangan dievaluasi sesuai rencana
Penggunaan waktu setiap kegiatan dievaluasi sesuai rencana

Contoh Praktis: Kamu harus bisa memimpin toolbox meeting pagi hari, membahas identifikasi bahaya shift hari itu, memastikan semua pekerja paham prosedur emergency, dan mendokumentasikan hasil meeting.

4. PMB.PO02.004.01 – Melaksanakan Investigasi Kecelakaan

Tujuan Unit: Memastikan kamu bisa melakukan investigasi kecelakaan kerja secara sistematis dan membuat laporan yang akurat.

Elemen Kompetensi yang Harus Dikuasai:
Merencanakan investigasi kecelakaan dengan metode yang tepat
Melaksanakan investigasi menggunakan teknik yang benar
Menganalisis penyebab kecelakaan (root cause analysis)
Membuat laporan investigasi yang komprehensif
Merekomendasikan perbaikan untuk mencegah kejadian serupa

Kriteria Unjuk Kerja (KUK):
Tim investigasi dibentuk sesuai tingkat keparahan kecelakaan
Teknik investigasi diterapkan sesuai standar (5 Why, Fishbone, dll)
Bukti dan saksi dikumpulkan secara sistematis
Penyebab langsung dan tidak langsung dianalisis dengan tepat

Rekomendasi perbaikan dibuat berdasarkan temuan investigasi

Contoh Praktis: Ketika terjadi kecelakaan operator excavator terjatuh, kamu harus segera mengamankan TKP, wawancara saksi, analisis penyebab (apakah karena human error, mechanical failure, atau unsafe condition), dan buat rekomendasi untuk mencegah kejadian serupa.

5. PMB.PO02.005.01 – Melaksanakan Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko (HIRADC)

Tujuan Unit: Memastikan kamu bisa mengidentifikasi semua potensi bahaya di area kerja dan menentukan langkah pengendalian yang tepat.

Elemen Kompetensi yang Harus Dikuasai:
Mengidentifikasi bahaya di area kerja secara sistematis
Menilai tingkat risiko menggunakan matriks risiko
Menentukan pengendalian risiko sesuai hierarki pengendalian
Memantau efektivitas pengendalian risiko
Mengkomunikasikan hasil HIRADC kepada tim

Kriteria Unjuk Kerja (KUK):
Semua aktivitas kerja diidentifikasi dengan detail
Potensi bahaya ditemukan untuk setiap aktivitas
Tingkat risiko dinilai menggunakan metode yang benar (likelihood x consequence)
Pengendalian risiko ditentukan sesuai hierarki (eliminasi, substitusi, engineering control, administrative control, APD)
Dokumen HIRADC dibuat dan diperbaharui secara berkala

Contoh Praktis: Kamu harus bisa mengidentifikasi bahaya seperti longsoran lereng, tabrakan alat berat, paparan debu, noise, dan menentukan kontrol seperti pembuatan berm safety, traffic management, water spraying, dan penggunaan APD yang tepat.

6. PMB.PO02.006.01 – Melaksanakan Peraturan Perundang-undangan terkait Perlindungan Lingkungan

Tujuan Unit: Memastikan kamu paham dan bisa menerapkan regulasi lingkungan hidup yang berlaku di industri pertambangan.

Elemen Kompetensi yang Harus Dikuasai:
Memahami regulasi lingkungan yang berlaku (UU No. 32 Tahun 2009, dll)
Menerapkan dokumen lingkungan (AMDAL, UKL-UPL, RKL-RPL)
Mengawasi implementasi program pengelolaan lingkungan
Melakukan monitoring parameter lingkungan
Membuat laporan lingkungan sesuai ketentuan

Kriteria Unjuk Kerja (KUK):
Dokumen lingkungan dipahami dan diterapkan di operasional
Program pengelolaan lingkungan dilaksanakan sesuai komitmen
Monitoring kualitas air, udara, dan tanah dilakukan secara berkala
Upaya mitigasi dampak lingkungan diterapkan dengan konsisten
Laporan compliance dibuat sesuai timeline yang ditetapkan

Contoh Praktis: Kamu harus memastikan kualitas air asam tambang sesuai baku mutu, program revegetasi berjalan sesuai rencana, dan semua limbah B3 dikelola sesuai regulasi.

7. PMB.PO02.007.01 – Melaksanakan Inspeksi

Tujuan Unit: Memastikan kamu bisa melakukan inspeksi keselamatan kerja secara sistematis dan efektif.

Elemen Kompetensi yang Harus Dikuasai:
Merencanakan program inspeksi dengan sistematis
Melaksanakan inspeksi menggunakan checklist yang tepat
Mengevaluasi hasil inspeksi dan menentukan tindak lanjut
Membuat laporan inspeksi yang komprehensif

Kriteria Unjuk Kerja (KUK):
Tujuan inspeksi dijelaskan sesuai peraturan perundang-undangan
Kemungkinan Tindakan Tidak Aman di area kerja diidentifikasi dengan tepat
Kondisi Tidak Aman di area kerja diidentifikasi secara detail
Metode dan teknik inspeksi diterapkan sesuai standar
Temuan inspeksi didokumentasikan dengan akurat
Rekomendasi perbaikan dibuat berdasarkan hasil inspeksi

Contoh Praktis: Kamu harus bisa melakukan inspeksi harian (daily inspection) alat berat, inspeksi mingguan slope stability, inspeksi bulanan instalasi listrik, dan membuat laporan dengan rekomendasi perbaikan yang jelas.

8. PMB.PO02.008.01 – Melaksanakan Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis/JSA)

Tujuan Unit: Memastikan kamu bisa membuat dan menerapkan JSA untuk semua pekerjaan berisiko tinggi.

Elemen Kompetensi yang Harus Dikuasai:
Mengidentifikasi pekerjaan yang memerlukan JSA
Memecah pekerjaan menjadi step-by-step yang detail
Mengidentifikasi bahaya di setiap langkah pekerjaan
Menentukan kontrol risiko untuk setiap bahaya
Mengkomunikasikan JSA kepada pekerja
Melakukan review dan update JSA secara berkala

Kriteria Unjuk Kerja (KUK):
Pekerjaan berisiko tinggi diidentifikasi dengan tepat
Langkah kerja dipecah secara detail dan urut
Potensi bahaya di setiap langkah ditemukan dengan akurat
Kontrol risiko ditentukan sesuai hierarki pengendalian
JSA dikommunikasikan dengan jelas kepada semua pekerja terlibat
JSA direview dan diupdate sesuai perubahan kondisi

Contoh Praktis: Kamu harus bisa membuat JSA untuk pekerjaan seperti blasting, perbaikan alat berat di ketinggian, pekerjaan di confined space, atau aktivitas crane lifting. JSA harus detail, mudah dipahami, dan bisa diterapkan pekerja lapangan.

Tips Sukses Menguasai 8 Unit Kompetensi POP

Untuk Persiapan Assessment:
Pelajari setiap elemen kompetensi secara mendalam, jangan cuma hafal
Praktikkan di lapangan setiap unit kompetensi selama bekerja
Buat portofolio evidence yang kuat untuk setiap unit
Ikut mentoring intensif seperti program PT Mumpuni untuk bimbingan langsung dari ahli
Latihan JSA dan investigasi kecelakaan dengan studi kasus nyata

Untuk Aplikasi di Lapangan:
Integrasikan semua unit kompetensi dalam aktivitas harian
Dokumentasikan semua kegiatan untuk evidence portfolio
Libatkan tim dalam setiap program K3 dan lingkungan
Update knowledge sesuai perkembangan regulasi terbaru
Network dengan sesama POP untuk sharing best practice

Dengan menguasai detail 8 unit kompetensi ini, kamu tidak cuma bisa lulus assessment POP, tapi juga jadi pengawas operasional yang benar-benar kompeten dan bisa menjaga keselamatan serta kelancaran operasional tambang dengan maksimal!

 

Masa Berlaku Sertifikat POP & Proses Perpanjangan

Lama masa berlaku sertifikat biasanya 3 tahun (sesuai standar BNSP), tetapi ada beberapa lembaga yang menerapkan masa berlaku hingga 5 tahun. Setelah habis masa berlaku, kamu cukup ikut proses resertifikasi dengan materi dan assessment terbaru atau perpanjangan dokumen.

Biar tidak expired, selalu pantau deadline di sertifikat dan siapkan persyaratan perpanjangan dari sekarang!

 

Cara Cek dan Verifikasi Sertifikat POP BNSP

Kamu bisa cek keaslian secara langsung dengan cara:
Website resmi BNSP atau LSP (masukkan nomor seri atau scan QR Code terbaru di sertifikat)
Contact person lembaga pelatihan untuk validasi hasil assessment

Pastikan ciri-ciri asli: Ada tanda tangan, nomor registrasi, QR code, logo BNSP.
Sertifikat palsu bisa bikin kamu gagal audit dan di-blacklist dari tender atau rekrutmen, jadi hati-hati!

 

Contoh Sertifikat POP Pertambangan

Biasanya, sertifikatnya memiliki format dengan mencantumkan:
Nama lengkap & NIK peserta
Nomor registrasi BNSP/LSP
Tipe kompetensi: “Pengawas Operasional Pertama” sektor pertambangan
Unit kompetensi yang dinyatakan kompeten
Masa berlaku
QR code & logo lembaga sertifikasi
Tanda tangan asesor/LSP
Foto peserta formal background merah

Jangan lupa simpan sertifikat asli dan softcopynya buat keperluan karier!

 

Peluang Karier Buat Pemilik Sertifikat POP

Setelah lolos pelatihan dan sertifikasi, kamu bisa menduduki banyak posisi strategis contohnya:
Supervisor lapangan tambang, HSE Coordinator
Foreman, kepala unit kerja, tim manajemen operasional
Lebih mudah lolos audit eksternal, tender proyek, atau rekrutmen di perusahaan besar
Bukti kompetensi kalau mau naik jabatan (ke POM/Pengawas Madya & POU/Pengawas Utama)
Range gaji dan benefit lebih tinggi, apalagi di perusahaan tambang multinasional
Langkah awal buat karier HSE dan K3 di sektor pertambangan mineral, batubara, dan energi lainnya

 

Diklat Sertifikasi POP BNSP

Kalau kamu mau yang praktis, mudah, dan dijamin siap assessment, program dari PT Mumpuni Inti Mandiri paling layak kamu coba! Kenapa?

Keunggulan PT Mumpuni Inti Mandiri:
Jadwal kelas fleksibel setiap minggu (online atau offline Jogja)
Gratis konsultasi dokumen sebelum mulai kelas
Bimbingan intensif dari fasilitator & mentor sampai kamu siap assessment
Uji kompetensi bisa dijadwalkan sesuai kesiapan peserta (tidak perlu ikut batch besar)
Garansi: Kalau gagal assessment, bisa ikut re-assessment gratis.
Materi & assessment langsung sesuai aturan BNSP terbaru
Grup diskusi aktif, mentoring, dan akses exclusive session

Cara Daftar Kelas Sertifikasi POP BNSP:
Konsultasi awal (whatsapp/telepon)
Siapkan dokumen syarat (softcopy semua)
Ambil jadwal pelatihan: online (6 hari), offline Jogja (4 hari)
Daftar dan transfer biaya pelatihan (info up-to-date selalu ada di website)
Ikut pelatihan dan assessment, kalau lulus langsung dapat sertifikat
Kalau gagal boleh ikut assessment ulang gratis sampai kompeten

Jadwal Diklat Pelatihan Sertifikasi POP

KLIK DISINI UNTUK MELIHAT JADWAL SERTIFIKASI & MATERI TERBARU

Jadi, solusi tercepat, termudah, dan sudah dipercaya lebih dari 100+ perusahaan tambang besar se-Indonesia!

 

Sekarang sudah tau kan apa itu sertifikat POP tambang? Jadi Sertifikat POP adalah hal wajib, bukan cuma formalitas, syarat mutlak dan strategi biar karier kamu makin cemerlang di dunia pertambangan. Ga cuma buat naik jabatan, tapi juga buat safety, legalitas, dan bukti kamu kompeten sesuai aturan pemerintah. Semua info mulai dari definisi, syarat, langkah daftar, proses assessment, hingga peluang karier sudah komplit di sini.

Kalau mau jalur praktis, bergabung ke kelas Diklat dan Sertifikasi POP BNSP PT Mumpuni Inti Mandiri jadi solusi recommended yang sudah terbukti, terpercaya, dan ramah buat peserta. Konsultasi gratis, jadwal fleksibel, mentor berpengalaman, dan garansi assessment ulang, semua buat kamu.

Kapan lagi naik level jadi pengawas profesional? Segera daftar dan buktikan sendiri kompetensimu!

 

(FAQ) Pertanyaan dan jawaban yang sering ditanyakan!

1. Apa Itu Sertifikat POP dan Mengapa Penting di Industri Tambang?

Sertifikat POP adalah singkatan dari Pengawas Operasional Pertama – sertifikasi resmi yang diterbitkan BNSP untuk pengawas lapangan di sektor pertambangan

Mengapa Sertifikat ini Wajib:
Syarat legal berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 43 Tahun 2016
Bukti kompetensi untuk mengawasi operasional tambang dengan aman
Persyaratan audit K3 dan compliance perusahaan tambang
Syarat rekrutmen untuk posisi supervisor/pengawas di perusahaan besar

Fungsi Utama:
Memastikan kamu kompeten mengelola keselamatan kerja
Bukti pemahaman regulasi K3 pertambangan nasional
Legitimasi untuk mengawasi tim dan operasional harian
Kualifikasi untuk naik ke jenjang POM (Pengawas Operasional Madya) dan POU (Pengawas Operasional Utama)

2. Apa Persyaratan Untuk Mendapatkan Sertifikat POP?

Syarat Pengalaman Kerja di Pertambangan:
SLTA Sederajat: Minimal 10 tahun pengalaman di pertambangan
D3: Minimal 3 tahun pengalaman di pertambangan
S1/S2/S3: Minimal 1 tahun pengalaman di pertambangan
Harus sebagai pengawas dan memiliki anak buah

Dokumen yang Diperlukan:

Melengkapi dokumen portofolio sesuai dengan APL
Surat penugasan dari perusahaan yang ditandatangani KTT/PJO
Foto copy KTP, ijazah, CV terbaru
Pas foto 3×4 background merah sebanyak 5 lembar
Surat keterangan pengalaman kerja di pertambangan

3. Berapa Biaya Untuk Mendapatkan Sertifikat POP?

Biaya diklat pelatihan sertifikasi berbeda – beda tergantung jumlah peserta, kelas offline atau online dan diskon promo yang sedang berlangsung. Mengenai diskon yang sedang berlangsung agar dapat diskon potongan harga silakan hubungi langsung PT Mumpuni Inti Mandiri.

4. Bagaimana Proses Mendapatkan Sertifikat POP dan Apa Saja Tesnya?

Proses mendapatkan sertifikat dilakukan secara online dengan tahapan:

1. Pra Assessment:
Verifikasi portofolio oleh asesor
Pengecekan kelengkapan dokumen APL-01 dan APL-02

2. Uji Kompetensi:
Uji tulis essay: Pertanyaan seputar 8 unit kompetensi POP
Pembuatan JSA (Job Safety Analysis): Membuat analisis keselamatan pekerjaan
Wawancara: Interview langsung dengan asesor untuk menilai kompetensi praktis

Tips Persiapan:
Pelajari 8 unit kompetensi POP secara mendalam
Latihan membuat JSA untuk berbagai jenis pekerjaan tambang
Menyiapkan contoh kasus investigasi kecelakaan dan HIRADC jika ada

5. Apakah Bisa Mendapatkan Sertifikat POP Secara Pribadi (Tidak Mewakili Perusahaan)?

Untuk Diklat dan Biaya: BOLEH secara pribadi. Kamu bisa daftar dan bayar sendiri tanpa harus mewakili perusahaan. Proses pelatihan bisa diikuti secara individual

Untuk Uji Kompetensi: WAJIB mewakili perusahaan (aktif bekerja)

Saat uji kompetensi, kamu harus dalam status aktif bekerja di perusahaan tambang
Butuh surat penugasan dari perusahaan untuk mengikuti assessment
Ini sesuai regulasi ESDM yang mengharuskan peserta memiliki pengalaman kerja aktif

Solusi Praktis jika ada yang belum memiliki kualifikasi diatas yaitu:
Daftar pelatihan secara pribadi dulu
Pastikan status kerja aktif di perusahaan tambang saat jadwal assessment
Koordinasi dengan HRD untuk surat penugasan

6. Berapa Lama Masa Berlaku Sertifikat POP dan Bagaimana Cara Perpanjangannya?

Masa Berlaku Standar:
BNSP: Umumnya 3 tahun
Beberapa LSP: Hingga 5 tahun

Proses Perpanjangan:
Resertifikasi: Ikut assessment ulang dengan materi terbaru
Continuing Professional Development (CPD): Kumpulkan poin pembelajaran berkelanjutan
Update kompetensi: Sesuaikan dengan regulasi dan teknologi terbaru

Tips Perpanjangan:
Mulai persiapan 6 bulan sebelum sertifikat expired
Ikut pelatihan refresh atau workshop K3 tambang
Dokumentasikan semua aktivitas pembelajaran untuk portofolio CPD

7. Bagaimana Cara Mendaftar Program Sertifikasi untuk dapat Sertifikat POP?

Cara Mendaftar sertifikasi:
Konsultasi awal via WhatsApp/telepon dengan tim PT Mumpuni Inti Mandiri
Persiapkan dokumen persyaratan dalam bentuk softcopy
Pilih jadwal pelatihan (online/offline) sesuai kebutuhan
Proses pendaftaran dan pembayaran sesuai invoice
Ikut pelatihan dan assessment hingga mendapat sertifikat

 

snya.html

Share artikel ini jika bermanfaat untuk anda
Back To Top